PEDOMAN MEDIA SIBER
Sebagai media independen yang bernapas di ruang digital, BELOKIRI menjunjung tinggi prinsip keterbukaan, akuntabilitas publik, dan etika pers yang berpihak pada akal sehat.
Ruang Lingkup
Media Siber BELOKIRI adalah media publikasi alternatif daring yang menyajikan esai, jurnalisme warga, arsip sejarah rakyat, dan analisis kritis. Pedoman ini mengikat seluruh pengelola, Dewan Belokan, agen rubrik, dan kontributor.
Verifikasi dan Keberimbangan Berita
Setiap informasi yang mengandung tuduhan atau fakta lapangan wajib diverifikasi dengan iktikad baik. Dalam artikel opini dan esai kritis, penulis wajib menyertakan rujukan yang dapat dipertanggungjawabkan serta argumentasi yang berdasar.
Isi Buatan Pengguna (User Generated Content)
BELOKIRI menyediakan ruang bagi Warga Belokan untuk mengirimkan tulisan dan surat kaleng. Naskah yang dimuat melalui kurasi editorial tidak boleh memuat ujaran kebencian berbasis SARA, pornografi anak, atau fitnah tanpa dasar faktual.
Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab
Ralat, koreksi, dan hak jawab wajib ditautkan pada berita atau artikel yang diralat. Pihak yang merasa dirugikan oleh tulisan di BELOKIRI berhak mengajukan bantahan dan klarifikasi yang akan dipublikasikan secara setara dan proporsional.
Pencabutan Berita
Artikel yang sudah dipublikasikan tidak dapat dicabut semata-mata karena tekanan pihak luar atau pemilik kuasa, kecuali terkait persoalan SARA mendesak, masa depan anak di bawah umur, atau atas rekomendasi hukum yang sah.
Hak Cipta dan Praktik Sitasi
BELOKIRI menghargai hak cipta setiap penulis, fotografer, dan ilustrator. Plagiarisme dalam bentuk apa pun adalah pelanggaran berat di BELOKIRI dan berakibat pemutusan hubungan kontributor secara permanen.
Pengaduan Etika & Hak Jawab:
Kirimkan surat permohonan hak jawab, klarifikasi, atau laporan pelanggaran kode etik ke: redaksi@belokiri.id atau via pos ke Meja Redaksi BELOKIRI.