Konstitusi Kecil Belokiri.id
“Liar Seperlunya, Jenaka Secukupnya”
Mukadimah
Belokiri.id lahir dari kegelisahan terhadap jagat maya yang semakin bising oleh narasi seragam. Kami percaya bahwa media bukan sekadar alat penyampai informasi, melainkan ruang perebutan makna. Di tengah arus informasi yang dipoles demi kenyamanan, kami memilih berdiri sebagai ruang yang tetap curiga, tetap bertanya, dan tetap berpihak pada realitas yang sering disembunyikan.
Kami sadar bahwa hari ini semua orang bisa berbicara, tetapi tidak semua orang benar-benar mendengar. Timeline dipenuhi opini cepat, kemarahan instan, dan keberanian yang sering berhenti sebatas kolom komentar. Di situ, Belokiri.id mencoba mengambil jarak dari kebisingan yang serba tergesa.
Belokiri.id bukan institusi suci, bukan pula ruang paling benar. Ia adalah kolektif yang percaya bahwa tulisan bisa menjadi alat untuk membongkar, mengingat, dan melawan lupa. Setiap orang yang masuk ke dalamnya tidak hanya membawa kemampuan menulis, tetapi juga tanggung jawab berpikir.
BAB I — Tentang Belokiri.id
Pasal 1 — Identitas
Belokiri.id adalah media alternatif berbasis kolektif yang bergerak dalam produksi tulisan, opini, satire, dan narasi sosial-politik dengan keberpihakan pada rakyat dan kelompok yang suaranya kerap dipinggirkan.
Pasal 2 — Sikap Dasar
- Belokiri.id tidak percaya pada netralitas yang pura-pura.
- Independensi berarti bebas berpihak tanpa tekanan kekuasaan.
- Kritik adalah bentuk kepedulian, bukan kebencian.
- Satire adalah alat baca realitas, bukan pelarian dari realitas.
- Humor boleh tajam, tetapi tidak boleh malas berpikir.
Pasal 3 — Tujuan
- Membangun ruang berpikir kritis bagi anak muda.
- Menghasilkan tulisan yang punya posisi dan keberanian.
- Menjadi ruang belajar kolektif, bukan pabrik konten.
- Menjaga narasi tetap hidup di tangan publik.
BAB II — Kultur Internal
Pasal 4 — Cara Kami Berpikir
- Tidak semua hal harus disetujui, tetapi semua hal boleh diperdebatkan.
- Ide boleh dibantah, manusia tidak perlu direndahkan.
- Tidak ada senioritas absolut dalam gagasan.
- Yang paling keras bukan berarti paling benar.
- Keberanian tanpa riset hanyalah kebisingan.
Pasal 5 — Cara Kami Menulis
- Tulisan harus punya posisi.
- Gaya boleh santai, satire boleh liar, tetapi argumen harus jelas.
- Kami tidak menulis untuk menyenangkan semua orang.
- Jangan menyalin ide orang lain tanpa atribusi yang jujur.
- Tulisan yang baik adalah tulisan yang selesai dan berani diterbitkan.
BAB III — Etika & Batasan
Pasal 6 — Hal yang Dilarang
- Plagiarisme dalam bentuk apa pun.
- Manipulasi data, pemalsuan narasumber, dan penyebaran hoaks.
- Ujaran kebencian berbasis SARA dan diskriminasi kelompok rentan.
- Iklan terselubung yang mengkhianati kepercayaan pembaca.